SUMEDANG –Sidakcriminalnews, Pembangunan Perumahan Jatinunggal Asri di Blok Panenjoan, Dusun Kebon Baru, Desa Sarimekar, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, menjadi sorotan. Sejumlah bagian konstruksi bangunan diduga belum sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipertanyakan oleh masyarakat.
27/9/2026
Sorotan tersebut di antaranya menyangkut pekerjaan pondasi. Berdasarkan informasi dari lapangan, pondasi bangunan disebut tidak menggunakan konstruksi cakar ayam, melainkan mengandalkan sloof gantung.
Selain itu, pekerja di lapangan menyebut besi yang digunakan untuk tiang cor berukuran 10, sementara besi cincin disebut menggunakan ukuran 6. Istilah ukuran besi tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pelaksana teknis untuk memastikan diameter dan jenis material yang sebenarnya digunakan.
Pembangunan tersebut merupakan tahap awal dari rencana pembangunan sebanyak 114 unit rumah. Dengan jumlah unit yang cukup banyak, kualitas dan kesesuaian konstruksi menjadi perhatian, terutama menyangkut aspek keselamatan serta ketahanan bangunan.
Sorotan lain ditemukan pada bagian ampig atap. Di lokasi, bagian tersebut disebut tidak menggunakan tiang cor.
Deden, selaku mandor lapangan, ketika ditanyakan mengenai tidak adanya tiang cor pada bagian ampig, menyampaikan bahwa kondisi tersebut terjadi karena bahan yang dibutuhkan belum tersedia.
“Tidak ada bahan,” ungkap Deden.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari masyarakat maupun calon peminat rumah. Mereka berharap seluruh pekerjaan konstruksi dilaksanakan sesuai gambar kerja dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Masyarakat juga berharap pihak pengembang dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai spesifikasi pondasi, ukuran tulangan besi, konstruksi sloof, serta struktur ampig yang digunakan.
Pasalnya, kualitas konstruksi bukan hanya menyangkut kenyamanan penghuni, tetapi juga berkaitan dengan aspek keselamatan bangunan dan keamanan masyarakat yang nantinya menempati rumah tersebut.
Untuk memastikan ada atau tidaknya ketidaksesuaian konstruksi, diperlukan pemeriksaan teknis oleh pihak yang kompeten berdasarkan gambar kerja, spesifikasi material, serta standar konstruksi yang menjadi acuan proyek.
Hingga berita ini ditulis, pihak pengembang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian konstruksi tersebut. Klarifikasi dari pihak pengembang maupun pelaksana teknis diperlukan agar informasi mengenai kualitas dan spesifikasi bangunan dapat diketahui secara jelas oleh publik.
(Tim investigasi)

0 Komentar