SUMEDANG, SidakCriminalNews – Kondisi Jalan Darmaraja–Cibugel yang rusak parah memicu keresahan masyarakat Desa Tamansari, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang. Merasa sudah terlalu lama menunggu perbaikan dari pemerintah, warga akhirnya turun langsung melakukan gotong royong memperbaiki jalan secara swadaya.
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus bentuk protes atas lambannya penanganan infrastruktur yang dinilai sangat vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kerusakan jalan yang berlubang, berbatu, dan licin saat musim hujan membuat ruas Darmaraja–Cibugel menjadi rawan kecelakaan. Tidak sedikit pengendara, termasuk anak-anak sekolah, yang menjadi korban akibat kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut.
Selain mengancam keselamatan, rusaknya jalan juga berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi warga. Jalur tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat yang hendak menuju Kecamatan Darmaraja maupun ke pusat Kota Sumedang.
Warga menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, maka roda perekonomian desa akan semakin terhambat dan keselamatan masyarakat semakin terancam.
Salah seorang warga Desa Tamansari yang ikut dalam kegiatan bakti sosial, Dandi Hermawan, menyampaikan keluhannya terhadap kondisi jalan yang hingga kini belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah.
“Sebagai warga Tamansari, kami sudah bingung kalau harus ada keperluan ke Darmaraja atau ke Kota Sumedang. Aktivitas jadi terhambat karena jalan yang begitu rusak. Apalagi kalau musim hujan, sudah banyak korban, termasuk anak-anak sekolah,” ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang maupun instansi terkait segera mengambil langkah nyata agar Jalan Darmaraja–Cibugel dapat segera diperbaiki secara menyeluruh, bukan hanya tambal sulam sementara.
“Harapan kami sederhana, pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Kami yang punya anak sekolah sangat khawatir. Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” tambahnya.
Warga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa, kelancaran pendidikan, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
Masyarakat Desa Tamansari berharap suara mereka tidak hanya menjadi keluhan yang berlalu, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui perbaikan konkret di lapangan.
(Wa Beker)

0 Komentar