Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah dimeriahkan dengan turnamen bola voli putri yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat. Pada acara puncak, pertandingan bola voli putra kembali menambah semarak kegiatan yang dihadiri oleh para siswa pendidikan nonformal dari berbagai PKBM di wilayah timur Kabupaten Sumedang.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran para siswa, alumni, pengelola, serta keluarga besar PKBM. Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan kekompakan antar-PKBM di wilayah timur.
Ketua Panitia Turnamen Bola Voli PKBM se-Wilayah Timur, Dede Suhendar, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan meriah, aman, dan kondusif berkat kerja sama serta dukungan dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, untuk kegiatan perdana yang bertepatan dengan pelepasan siswa PKBM ini, acara dapat berlangsung sangat meriah dan kondusif. Semua ini tentunya berkat kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan,” ujar Dede Suhendar.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang dengan persiapan yang lebih baik dan suasana yang jauh lebih meriah. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan keluarga besar PKBM.
Dede Suhendar juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh alumni PKBM, khususnya yang berada di wilayah timur Kabupaten Sumedang.
“Semoga seluruh alumni PKBM selalu diberikan kesehatan, dilancarkan segala urusannya, dan dapat mencapai cita-cita yang diinginkan. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pendidikan nonformal dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk masa depan,” harapnya.
Dengan berakhirnya turnamen bola voli putra tersebut, seluruh rangkaian kegiatan PKBM se-Wilayah Timur resmi mencapai puncaknya. Kegiatan perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk penyelenggaraan agenda serupa pada tahun-tahun berikutnya, sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan nonformal mampu membangun semangat kebersamaan, sportivitas, dan solidaritas di tengah masyarakat.
(Wa Beker )



0 Komentar