Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Pengajian Rutin Bulanan Desa Cikareo Selatan Dirangkaikan dengan Santunan 41 Anak Yatim

 

Pengajian Rutin Bulanan Desa Cikareo Selatan Dirangkaikan dengan Santunan 41 Anak Yatim


SUMEDANG
– Pemerintah Desa Cikareo Selatan, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, menggelar kegiatan pengajian rutin bulanan yang bertempat di Kantor Desa Cikareo Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa, masyarakat, serta jemaah pengajian.

Sumedang 12/7/2026





Pengajian tersebut diikuti oleh jemaah Al-Hidayah, BKMM Muslimat yang diketuai oleh Juju, serta unsur masyarakat dan perangkat kewilayahan. Kegiatan keagamaan dipandu oleh penceramah Ustaz D.RS,Mamat, , yang menyampaikan tausiah dan pesan-pesan keagamaan kepada seluruh jemaah yang hadir.

Selain menjadi sarana untuk menambah ilmu dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan, pengajian rutin bulanan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antarsesama jemaah serta masyarakat Desa Cikareo Selatan.

Pada kesempatan yang sama, kegiatan pengajian dirangkaikan dengan acara santunan kepada 41 anak yatim. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam memberikan perhatian serta dukungan kepada anak-anak yatim.

Kepala Desa Cikareo Selatan, Tika Latika, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim. Menurutnya, santunan bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi wujud kasih sayang dan perhatian kepada mereka.

“Kita harus bersama-sama membantu dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka dapat merasakan kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan sebagaimana kasih sayang yang diberikan oleh orang tua,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pengajian rutin dan santunan anak yatim tersebut, Pemerintah Desa Cikareo Selatan berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berbagi dan membantu sesama, khususnya mereka yang membutuhkan.

Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Pengajian rutin bulanan yang dirangkaikan dengan santunan 41 anak yatim tersebut menjadi bukti nyata bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan saling menyayangi.

(Wa Beker )

Posting Komentar

0 Komentar