Sumedang _SidakCriminalNews— Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bertujuan mengubah kondisi rumah warga miskin menjadi Rumah Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Sumedang tampaknya masih jauh dari realisasi yang diharapkan.
Program yang dikelola oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sumedang ini justru menuai kekecewaan dari salah seorang warga Dusun Nganceng RT 01/05 Desa Cipeundeuy kecamatan Jatinunggal kabupaten Sumedang.
Sumedang _SidakCriminalNews 9/6/2026
Di jaman serba moderen seperti ini masih ada atau banyak rumah yang sudah tidak layak huni,Salah satu nya warga yang kondisinya sangat memprihatinkan adalah Ibu Anah, Usia 51 tahun Warga Dusun Nganceng, RT 01/05, Desa Cipendeuy Kecamatan Jatinunggal kabupaten Sumedang.
Rumah Ibu Anah, nyaris roboh dan bocor tidak tersentuh bantuan dari pemerintah, meskipun dirinya sudah termasuk dalam kategori warga miskin yang memerlukan perhatian dari pemerintah desa, kecamatan maupun Pemkab Sumedang.
Ibu Anah sangat mengkhawatirkan bila musim hujan yang akan datang, terutama karena kondisi rumahnya yang bocor dan rawan roboh sebagian material rumah yang di gerogoti hama rayap termasuk atap dan lantai yang terbuat dari bambu, terlebih saat angin kencang.
Hal ini tentu membuat Ibu Anah semakin takut untuk tinggal bersama keluarga di rumah yang keadaannya sangat rentan.
Saat awak media SidakCriminalNews bertanya kepada ibu Anah terkait rumah yang di tinggali nya ibu Anah menjelaskan""
“Abdi sieun Pak, Upami usum hujan teh. Bumi abdi bocor sok becek upami d dapur teh da lantai na taneuh, Komo deui upami Aya angin tarik meni sok soak. Abdi ampir tara bisa bobo tenang, da sieun roboh sieun ka tinggang abdi mah” ungkap Ibu Anah sambil menahan sedih saat ditemui awak media.
Ibu Anah berharap agar Pemdes Cipendeuy atau pemerintah kecamatan atau pemerintah terkait turut peduli, dan mau mengupayakan bantuan dari Pemkab Sumedang melalui program Rutilahu, agar kecemasannya bisa teratasi dan dia mendapatkan hunian yang layak.
Terkait kondisi ini, pihak desa dan kecamatan setempat seharusnya lebih peka terhadap kebutuhan warga agar program pemerintah seperti Rutilahu dapat terserap dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dan diharapkan pula Pemkab Sumedang segera menanggapi keluhan Ibu Anah dan keluarga atau masyarakat lain yang menghadapi kondisi serupa.
Samsudin (WA beker)




0 Komentar