Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Puskesmas Jatinunggal klarifikasi isu viral soal pasien tidak mendapatkan pelayanan Ambulan.



Sumedang_ SidakCriminalNews -

Pada hari minggu 5/4/2026 Puskesmas Jatinunggal kedatangan pasien diduga lakalantas.

Tn. A.R datang ke IGD PKM Jatinunggal sekitar pukul 19.00 WIB dengan keluhan luka robek di area dahi ±3 cm, pelipis mata kanan ±3 cm, pipi kanan ±4 cm, serta luka tidak beraturan pada area bawah hidung hingga bibir akibat kecelakaan lalulintas tunggal pihak puskesmas pun langsung menangani pasien tersebut.

Pukul 19.00 WIB dilakukan pembersihan luka. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut. Pada saat itu, sistem rujukan (SISRUTE) sedang mengalami gangguan, sehingga administrasi rujukan disiapkan secara manual.

Awal nya Pasien datang dalam kondisi sadar penuh (compos mentis) dengan GCS 15 (E4 M6 V5), serta tanda-tanda vital:

TD: 140/60 mmHg

N: 85 x/menit

R: 22 x/menit

S: 37,3°C

Namun pasien yang merasa ingin segara ditangani lebih lanjut, pihak puskesmas pun sudah menyarankan untuk di rujuk ke rumah sakit Sumedang (IGD)untuk penanganan lanjutan, pihak puskesmas pun telah menyiap kan ambulance.

Kepala puskesmas Jatinunggal DEDE KUSMAYADI menjelaskan,bahwa Pukul 19.18 WIB, petugas Puskesmas menghubungi sopir ambulans. Namun Sopir Ambulan tidak berada di tempat saat dihubungi, namun menyatakan akan segera menuju PKM. Selama menunggu sopir datang, petugas Puskesmas melanjutkan penanganan luka serta melakukan informed consent kepada keluarga pasien.

Pukul 19.18 petugas menghubungi Sopir Ambulans Namun  sopir ambulan tersebut, lagi tidak ada di lokasi puskesmas di karnakan lagi ke rumah nya,namun setelah di hubungi sopir tersebut menyatakan akan segera menuju PKM secepat nya, sewaktu menunggu sopir tersebut dalam perjalanan menuju Puskesmas,namun pasien tersebut merasa ingin segera cepat di tindak lebih lanjut maka dari itu pasien pergi tanpa sepengetahuan petugas Puskesmas.

Pukul 20.06 WIB, di duga keluarga pasien memutuskan membawa pasien berangkat secara mandiri menggunakan kendaraan pribadi (sepeda motor). Sekitar 5 menit setelah keberangkatan pasien, sopir ambulans tiba di Puskesmas,namun disayang kan pasien tersebut sudah tidak ada di lokasi puskesmas Jatinunggal.


(Tim investigasi fmst)


Posting Komentar

0 Komentar